RSS

Tugas Etika Bisnis

18 Dec

establish and develop business ethics within the company

In Indonesia the implementation of corporate ethics seem to matter more intensive still not done and moved significantly. In general, new to the stage-pernyaaatn state Application of ethical business practices of the most frequently encountered in general is realized in the form of a paperback book “code of conducts” or code of ethics enter the respective companies. This is just an early stage of the practice of business ethics which codify the values ​​contained in the ethics business together or corporate-culture corporate culture, into a form of a written statement from the company to be done and not done by management and employees in performing business activities.

In simple terms the meaning of business ethics are ways to conduct business activities, which covers all aspects relating to individuals, companies, industries and communities. All of this includes how we conduct business fairly (fairness), in accordance with applicable law (legal) does not depend on posision individual or company in the community.

Business ethics is more extensive than the provisions stipulated by the law, even a higher standard than the minimum standards of legal provisions, as in business activity frequently we find “gray-area” are not governed by the provisions of law.ment or just “lips-service” mere. Because it is enforcement of the government was not yet clearly visible.

Indeed Indonesia should move early intensive application of business ethics, especially after the tragedy of the 1998 economic crisis. Unfortunately, this nation and the easier it is easy to forget to apologize to an error that caused a national disaster so that the cause of the crisis is not resolved and not based on an underlying pattern. Indeed the main cause of this crisis, from the corporate side, is the practice of business ethics is not functioning correctly, consistently and consistent. Similarly, the causes of cases Pertamina year (1975), Bank Duta (1990) is similar.

Terjemahan :

Membangun dan Mengembangkan Etika Bisnis dalam Perusahaan

Di Indonesia tampaknya masalah penerapan etika perusahaan yang lebih intensif masih belum dilakukan dan digerakan secara nyata. Pada umumnya baru sampai tahap pernyataan-pernyaaatn atau sekedar  “lips-service” belaka.  Karena memang enforcement dari pemerintah pun belum tampak secara jelas.

Sesungguhnya Indonesia harus lebih awal menggerakan penerapan etika bisnis secara intensif terutama setelah tragedi krisis ekonomi tahun 1998. Sayangnya bangsa ini mudah lupa dan mudah pula memberikan maaf kepada  suatu kesalahan yang menyebabkan bencana nasional sehingga penyebab krisis tidak diselesaikan secara tuntas dan tidak berdasarkan suatu pola yang mendasar. Sesungguhnya penyebab utama krisis ini, dari sisi korporasi,  adalah tidak berfungsinya  praktek etika bisnis secara benar, konsisten dan konsekwen. Demikian pula penyebab terjadinya kasus Pertamina tahun (1975), Bank Duta (1990)  adalah serupa.

Praktek penerapan etika bisnis yang paling sering kita jumpai pada umunya diwujudkan dalam bentuk buku saku “code of conducts” atau kode etik dimasing-masing perusahaan. Hal ini barulah merupakan tahap awal dari praktek etika bisnis yakni mengkodifikasi-kan  nilai-nilai yang terkandung dalam etika bisnis  bersama-sama corporate-culture  atau budaya perusahaan, kedalam suatu bentuk pernyataan tertulis dari perusahaan untuk dilakukan dan tidak dilakukan oleh manajemen dan karyawan dalam melakukan kegiatan bisnis.

Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah  cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan  individu,  perusahaan, industri dan juga masyarakat. Kesemuanya ini mencakup  bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil (fairness), sesuai dengan hukum yang berlaku (legal)  tidak tergantung pada kedudukani individu ataupun perusahaan di masyarakat.

Etika bisnis lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan  bisnis seringkali kita temukan “grey-area” yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.

Kesimpulan :

Di dalam perusahaan diperlukan beberapa Etika Untuk dapat mengembangkan perusahaan tersebut,Maka perlulah penerapan beberapa etika bisnis disetiap perusahaan.

secara sederhana cara – cara untuk melakukan kegiatan bisnis ,yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu perusahaan dan karyawan.

 

 

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 18, 2011 in Kesehatan Masyarakat

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: